sebenernya ini tulisan yang paling nggak jelas,
tadinya mau di post ke blog, tp ternyata server blognya eror.
akhirnya aku posting ke FB.
eeehhh... ternyata malah, notes aku dijadiin buat note of the week buletin fatebook edisi perdana euy.
hehehehe...
Ehem...
Sejenak menutup buku fisika universitas jilid 2 yg dipinjam dari perpustakaan.
Cukup saya sudahi pemahaman ini.
bukan karna aku sudah paham, tapi karna aku nggak paham2.
1 halaman aku bisa paham, ketika balik kehalaman selanjutnya langsung saja hilang pemahaman2 sebelumnya.
cepat masuk cepat keluar pula dari otak. Rumus, tulisan, dan gambar itu ditolak mentah2 oleh impuls syarafku. (Astagfirullah... Semoga bukan karena pikiran dan tubuhku tertutup oleh dosa, cukup dengan tubuhku yang berbantal timbunan lemak ya Allah. Jangan ditimbun dosa)
Hmmm...
Terbesit pikiran,
''ngapain juga belajar hukum kirchhoff ya? Kan bukan anak elektro?''
Intinya selama ini belajar fisika.. Alasannya karena Memenuhi kewajiban aja, tanpa tau kaidah dan hakikat ilmu itu sendiri. (apa ya?? -.-a)
Selintas pula saya kepikiran mengenai makna hidup?.
Hidup itu capek nggak sih?
Kalo dipikir2, dari kecil sampe sekarang, kita ngejar apaan sih?
Ilmu? (Terus apa?)
Harta? (Kalo udah banyak ngerjar apa lagi?)
Kebahagiaan? (rata2 manusia hidup di bumi cuma 60tahun kok, sebentar)
aiiiihhh.... lupa.
Jelas2 tertulis dalam kitab yang maha Agung, bahwa hidup hanyalah untuk beribadah kepadaNYA.
sama kasusnya kaya belajar fisika, intinya ibadah yaa ibadah aja, tanpa tau hakikat ibadah itu apa.
(padahal udah hampir 18 tahun -.-'')
Hhm .. Sejujurnya aku tak paham,
Apa arti hidup dan kehidupan.?
Apa makna mati dan kematian.?
(untungnya belum pernah ada yg nanya kaya gini ke aku)
aku sempat bangga atas ilmu yg ku punya.
Sempat kebangetan bangganya karena dikasih kesempatan meraup ilmu di perguruan tinggi ternama.
Juga sempat bangga diguyur tumpahan samudra ilmu.
Padahal...
Kebanggaan itu hanyalah semu.
Kebanggaanku begitu dangkal, bahkan penduduk langit pun mengutuknya. (nauzubillah)
Buktinya aku tak pernah tau jawabannya.
Entah itu pertanyaan rumit atau sederhana. (sukakmu lah!)
aku tak pernah mendapatkan hakikat penjelasan itu.
Mungkin hati ini terlalu kotor.
Terlalu munafik dan terlalu dangkal untuk memahami penjelasanMU.
Penjelasan yg tertulis jelas dalam kitabMU.
Penjelasan yang KAU ukir abadi dalam bumi, yang KAU lukiskan di langit.
Aku mengutuki diri ini terlalu lemah untuk mengerti, diri ini terlalu lambat untuk memahami (semoga nggak lebih lambat dari pentium 1).
''sedangkan hakikat hidup ini adalah sebuah pengertian. (pengertian yang tulus)
Hakikat hidup ini adalah sebuah pemahaman. (pemahaman yang indah)'' -darwis
Bagaimana itu pegertian yang tulus dan pemahaman yang indah om darwis?? -.-a
Ya Allah...
Apakah semua hambaMU berhak atas sebuah penjelasan?
penjelasan dari hati ya Allah.
Bukan penjelasan dari buku2 yang ditulis om haliday, mas cuttnel, atau mbah purcell.
Bukan penjelasan dari tabel appendix kimia om brady.
Tapi penjelasan yang langsung kau kirimkan dari arsyMU.
semoga hamba bisa berkesempatan mendapatkan remah-remah penjelasanMU, dan bisa merasakan sisa-sisa pemahaman.
Pemahaman tentang semua hidup dan kehidupan ini.
Salah satunya pemahaman buat fisika dasar juga.
(........)
biar nggak jelas tapi berfaedah
Selasa, 29 Maret 2011
Diposting oleh ruang kecil jendela inspirasi di 08.33 0 komentar
tugas kita ^^,
Lagi-lagi memang seperti itu da'wah. Menyedot saripati energimu. Sampai tulang belulang..
Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu.
"Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung; semuanya enggan untuk memiikul amanat dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, lalu dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zhalim dan amat bodoh"(QS. Al-Ahzab: 72)
Kembalilah pada iman, maka semua keinginan kan terujud. Keinginan yang tidak dibatasi oleh target, angka, atau hasil yang bisa diraba. Karena keinginan tak pernah selesai oleh semua itu. Tapi keimanan akan memberi semua harapan melalui ketenangan, ketentraman hati, dan kepuasan jiwa.
Diposting oleh ruang kecil jendela inspirasi di 08.21 0 komentar
karena setiap detik adalah amanahNYA
Lantas, jika setiap nafas adalah cobaan yang siap mengangkat level ketaqwaan,
Mengapa harus ada keluh?
hhmm..
mencoba merumuskan kembali kemana hendak berlari.
lelah?
yasudahlah... istirahatnya nanti aja di surga.
SEMANGKAAA!!!!
Diposting oleh ruang kecil jendela inspirasi di 08.17 0 komentar
terinspirasi dari novelnya tere liye
Dan aku memang bukan daun.
Bukan salahku juga bila aku mencintainya,
bukan keinginanku juga menyayanginya.
Perasaan kagum ini mula2 datang ke hatiku.
Aku menerimanya dengan baik..
membelenggu, meluluhkan, membuncah serasa emosi ini sedang hipokrit.
Aku sekarat oleh perasaan cintaku padanya.
Aku tak tau apa yang akan kulakukan.
Maju atau mundur atau diam ditempat??
aku mengaguminya dengan ikhlas.
Tak peduli bagaimana perasaannya padaku.
Aku sudah lelah berangan2, menebak2 hal2 yang tak rasional untuk menyenangkan perasaanku sendiri.
Aku benci keegoisanku.
Segala paradoks ganda yang berlawanan menjadi jati diriku yang sekarang.
Aku meniru gayanya, kebiasaannya, kesenangannya.
Tapi disisi lain aku juga membencinya.
Apa pula aku ini.
Aku harus mengerti bahwa hidup ini harus menerima. (penerimaan yang indah).
Hidup ini harus di pahami (pemahaman yang tulus).
Hidup ini harus di jalani. (dalam jalan yang ikhlas)
aku ikhlas... Aku pasrah...aku menerima semuanya.
Biarlah aku luruh ke bumi seperti daun.
Daun yang tak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya
Diposting oleh ruang kecil jendela inspirasi di 08.10 0 komentar
kembalikan fokusku ya Rabb.
hmmm...
lagi-lagi saya diingatkan,
ketika seorang teman lama menghubungiku atas sambungan silaturahmi.
dan setelah lama kami bercakap-cakap,menanyakan kabar, sampai bercerita tentang kesibukan masing2. kami saling bercerita tentang pengalaman.
sampai aku dikejutkan atas pertanyaannya.
"gimana ul planning mu sekarang dan masa depan nanti?"
hmm... perlu 30 detik untuk menjawab pertanyaannya, seingatku dulu, aku adalah orang yg paling ambisius, paling menggebu2, dan paling semangat bila ditanyakan mengenai cita2 dan masa depan.
tapi untuk menjawab pertanyaan kali ini, sinyal ku seperti nyasar entah kemana, sampe mikirnya kelamaan.
udah gitu.. jawaban yg aku lontarkan dangkal dan nggak berbobot sama sekali.
" hah? maksudnya apa?" (itu sih bukan jawab, tapi balik nanya)
ya Allah... bener2 deh, aku udah kebanyakan tersesat di persimnpangan mana2, fokusku kepecah belah, apalagi semenjak aku mulai kasmaran.
hhhmmm... ada benernya juga, kalo kasmaran itu merupakan siksa paling besar dihati.
Astaghfirullah.
"lho? maksudku rencanamu sekarang di itb wid, sampai planning jangka panjang nanti setelah lulus. gimana2? hayooo.. katanya mau bikin rumah sakit sama pesantren buat penghapal Al-qur'an. gimana nih progress.nya? crita2 dong" kata temanku menjelaskan.
yaaah... meskipun dengan nada bercanda, haha hehe, tp kalimat itu benar2 menusukku.
ya ampuun... aku malu. sungguh malu, sebenernya nggak bagus juga sih memamerkan rasa maluku lewat tulisanku di blog, tapi niatku ini biar aku inget gitu lho. biar nggak lupa lagi.
"entahlah can, aku bingung, entah ini masih disebut sebagai palnning apa cuma ego yang menggebu2, mohon dimaklumi ke dodolan temenmu ini. makasih ya sudah diingatkan, maaf aku ngantuk. kapan waktu aku smbung lagi. wassalam"
hmm... bukan niat buat mutusin silaturahmi, tp aku udah nggak bisa ngomong apapun lagi, hati ku sudah sesak.
dan akhirnya kutemukan pegangan dalam lembar2 yang tertulis dalam ayat2 suci. Allah ternyata masih setia nunggu curhatku, hingga aku kmbali merenung.
sungguh nggak pantes banget disebut planning, dimana2 planning itu butuh keseriusan, karena keseriusan harusnya ada progres buat mencapai itu semua.
ya Allah. maafkan kelalaian hambamu ini yang tidak menjaga amanahmu.
maafkan ya Allah.
seringkali Kau menegurku lewat hasil2 uts ku yang sedikit baal, tp rasa kecewa itu cuma 1 jam ya Allah. maaf.
dan perbaikan pun berasa percuma karena aku lihat disekelilingku pun tak ada progress yang berarti.
ya Allah... pancarkanlah kepadaku cahaya Al-hadi MU, sehingga dapat ku capai keinginan2ku dgn karuniamu, aku juga mohon petunjukmu sehingga dapat menghadapi semua kejadian dan ciptaanmu, dan hanya mengharapkan kebahagiaan serta tempat keabadian bagi semuanya, sesungguhnya engkau maha kuasa atas segala sesuatu.
hamba mohon kepadaMU ya Rabb.. kembalikan fokusku.
semoga hamba termasuk dalam orang2 yang dapat mengemban amanahMU dengan baik.
aamiin ya Robbul arsyil adzim.
Diposting oleh ruang kecil jendela inspirasi di 07.59 0 komentar
LABIL
ya Allah...
saksikanlah bahwa aku cinta,
dan karenanya, tiap kali kaki ini enggan untuk melangkah,
karenanya, mata ini sulit terpejam.
setiap menyapanya, ada getaran yang serentak mengaktifkan muskulus arektor pilli di leherku,
ya Allah,
ingatkan aku betapa aku pernah mencinta
mencintainya karenaMU. ^^,
Cinta itu mensucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, memunculkan keberanian, mendorong berpenampilan rapi, membangkitkan selera makan, menjaga akhlak mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperhatikan pergaulan yang baik, serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang shaleh dan cobaan bagi ahli ibadah
meskipun cinta fitrah.
(nggak tau deh anugrah atau musibah)
tapi agak jengah juga.
aku udah masuk tahap late adolesence, artinya udah berjuta tahun cahaya melewati fase puber.
ya Allah ... maafkan aku.
ayolah.. kembalikan fokusku.
"lupakan, let it flow"
kuatkan imanku,
meskipun memindahkan imaji keimanan dalam ranah kenyataan tidak akan semudah membalik telapak tangan..
(anyone help me?)
Sebelum berguling,
Mencoba mencari pegangan, dan dalam lembar2 “Surat Cinta”,
kutemukan sekuat-kuat pegangan hanyalah Allah sang penguasa hati.
Semoga Allah selalu melimpahkan berjuta Cinta-Nya untukmu ^^,
n.b : jangan dicontoh ya... maul sedang di tengah kelabilan sama muskuloskeletal.
Diposting oleh ruang kecil jendela inspirasi di 07.35 0 komentar


