Hegemoni abstraksi,
neurosa pada setiap eksplanasi,
pandangan khas.membuat mata terpincing, fokus maksimum.
Sudah, ku pasrahkan saja pemahaman ini.
Aku pun bergegas, melangkah bersamaan dengan detak jantung dan nafas yang dengan frekuensi sama.
Hhhhhmmm... Tanpa di reka dan di rencanakan dalam episode kehidupan ini,
ku temukan seberkas sinar yg terpancar dlm batang-batang cahaya.
Sosoknya tampak ramah menyapa,
Menelusup lewat rongga2 cinta yg ada.
Engkau mendominasi pikiran dan perasaanku bagaikan aku telah Terhegemoni oleh dirimu tapi Syukurlah ada satu engkau tidak dapat Mempengaruhinya yaitu jiwaku karena Kesucian jiwa hanyalah dari DIA dan Akan kembali kepada-Nya.
Akhirnya.....
Sketsa langit sore ini.
Semula biru berangsur abu-abu.
perlahan mulai gelap,dan semakin pekat.. Awan berarak semakin berat,seakan ingin menumpahkan semua beban yg masih ditanggungnya ..
Mungkin tinggal menghitung sepersekian detik saja, sampai ia merasa lega tatkala mampu menumpahkan air mata dan menghujamkannya ke bumi.
Sang bayu berhembus penuh kegelisahan,seakan ia ingin murka karna tak ad yg mengerti arti dr kegelisahannya ..
Berhambur sesuka hati,seolah ingin menyapu bersih apapun yg ia lewati.. Dan aku..? Aku msh disini menunggu, ingin melihat sosoknya lagi..
Beruntung sekali aku, ia pun berjalan dengan wajahnya yang khas, segala kolaborasi jiwa dan raganya yang aku suka.
kau adalah kreasi Tuhan yang sempurna dimata ku. Bukan fatamorgana, tapi ini nyata.
Aku menyukai sosoknya.

0 komentar:
Posting Komentar